PSMS Medan Sriwijaya FC PSM Makasar Persiwa Wamena Pelita Jaya Persipura Persita Persijap PKT Bontang Persela Persib Persik PSIS Deltras Persiba Persija Persitara Arema PSSB Persiraja Persisam Gresik United Persih PSAP PSIR PSPS Persikab Persigo PSP Persikad Persiba Bantul PSS Persekabpas Persibom Persikota Semen Padang Mitra Kukar Persibo Persikabo PSIM Persis Perseman Persiku Persema Persebaya
Persebaya
Tampilkan postingan dengan label Copa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Copa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, April 11, 2009

(0) Comments

Persib Yakin Lumat Sriwijaya FC

INDOFOOTBALL

Persib Bandung yakin menekuk Sriwijaya FC (SFC) Palembang pada Leg II Copa Indonesia, Minggu (12/4/2009) di stadion si Jalak Harupat, Bandung. Maung Bandung - Julukan Persib - akan lolos ke babak 8 besar Copa jika menang lebih dari dua gol.

Persib sendiri sedikit diuntungkan karena kondisi fisik skuad SFC letih. Maklum, charis yulianto dkk hanya memiliki waktu istirahat empat hari setelah menghadapi Gamba Osaka di ajang Liga Champions Asia (LCA), (8/4/2009). Bahkan, masa istirahat tersebut harus dipotong perjalanan melelahkan dari Jepang ke Bandung.

Persib dengan jeli melihat kondisi tersebut. Bahkan, Maung Bandung berjanji akan tampil menekan. "Kami mendapat dengan suporter maksimal. Semua pemain kami juga dalam kondisi fit untuk menghadapi pemain lawan yang capek," kata Sekretaris Tim Persib Edy Djukardi, Jumat (10/4/2009).

Persib sebenarnya menanggung beban karena kalah 1-3 pada leg I di Stadion Jakabaring, Palembang. Untuk lolos ke babak 8 besar, Maman Abdurrahman dkk harus mampu menjungkalkan SFC lebih dari tiga gol. Ini pekerjaan berat mengingat Laskar Wong Kito - julukan SFC - adalah juara bertahan yang memiliki mental juara.

Jadwal laga sendiri sempat diwarnai kerancuan. Pasalnya, Badan Liga Indonesia sebelumnya mengabulkan permohonan manajemen SFC menunda jadwal menjadi Selasa (14/4/2009). Namun, keputusan tersebut batal setelah Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengabulkan permohonan manajemen Persib untuk mengembalikan jadwal seperti sedia kala. (OZ)

Kamis, April 09, 2009

(0) Comments

Sriwijaya FC Tetap Buru Kemenangan. Pertaruhan dua kiper utama

INDOFOOTBALL

Partai keras sudah langsung digelar saat Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009 menghadirkan Persib Bandung yang bakal berjibaku melawan juara bertahan Sriwijaya FC Palembang di leg kedua babak 16 Besar. Peluang Persib belum tertutup meski menelan kekalahan 1-3 pada leg pertama di Palembang.

Tim Maung Bandung memang butuh kemenangan minimal 2-0 untuk lolos ke 8 Besar. Pelatih Persib Jaya Hartono optimistis memenuhi target itu. Hanya, ia tak bisa meremehkan kekuatan Sriwijaya FC dalam laga kedua di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (14/4).

Sriwijaya FC tampaknya sedikit di atas angin setelah mengantungi kemenangan di laga pertama. Mereka hanya butuh hasil imbang untuk menyingkirkan Persib. Namun, pelatih Rahmad Darmawan tegaskan Laskar Wong Kito tidak mencari hasil imbang di laga tandang ini. Mereka tetap memburu kemenangan sekaligus mengamankan tiket ke 8 Besar.

“Kami memang hanya butuh hasil imbang. Tapi itu riskan karena kami menghadapi Persib. Kami tetap akan fight untuk memenangi pertarungan ini,” tandas Rahmad, Selasa (7/4).

Sriwijaya FC siap menjawab tantangan Persib yang bakal bermain ofensif untuk mengejar defisit gol. Persoalannya, Rahmad dihadapkan persoalan yang cukup serius menyusul belum pulihnya kiper andalan Ferry Rotinsulu. Cedera Ferry yang musim lalu menjadi Best Goal Keeper Bintang Emas Copa Dji Sam Soe Indonesia ini menjadi titik lemah Sriwijaya FC.

Rahmad berharap kiper pengganti Dede Sulaiman bisa menunjukkan permainan terbaik. Dede bakal menjadi pemain kunci karena menghadapi gempuran lini depan Persib.

Tak hanya itu. Sebelum meladeni Persib, mereka masih harus menghadapi tim elit Asia Gamba Osaka di Liga Champions Asia di Osaka, Rabu (8/4). Karena itu, konsentrasi pemain diharapkan tidak pecah menghadapi dua pertandingan berat.

“Tidak ada persiapan khusus. Setelah berlaga di Liga Champions Asia, kami akan menghadapi Persib. Terpenting, kami harus selalu siap dan mampu bermain maksimal di setiap pertandingan,” ujar Rahmad.

Sriwijaya FC tak meremehkan kekuatan Persib. Kemenangan di leg pertama memang belum memberi jaminan. Namun, Persib bakal bekerja ekstra keras untuk menembus pertahanan tim tamu yang dikawal bek tangguh Charis Yulianto.

Kamis, April 09, 2009

(0) Comments

Jadwal Persib Kembali ke 12 April

INDOFOOTBALL

Persib Bandung tinggal menunggu legalitas untuk memenangi tarik ulur jadwal leg kedua kompetisi Copa Dji Sam Soe Indonesia dengan Sriwijaya FC. Jadwal pertandingan kembali menjadi 12 April setelah sempat dimundurkan oleh PSSI menjadi 14 April.

"Tadi (Rabu petang) saya kontak telepon dengan Pak Joko (Driyono, Ketua Badan Liga Indonesia). Dia bilang, surat keputusan tanggal 12 April tinggal ditandatangani Pak Nurdin Halid (Ketua Umum PSSI)," ujar Edi. Hingga saat ini, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persib Edi Jukardi mengaku sedang menunggu surat resmi dari PSSI.

Menurut Edi, PSSI memutuskan untuk mengembalikan pertandingan ke jadwal semula setelah menemukan fakta jadwal kepulangan tim Sriwijaya FC. Berdasarkan penelusuran tiket kepulangan dari Jepang, Sriwijaya bahkan dijadwalkan sudah tiba di Indonesia tanggal 9 April malam.

Dalam pembicaraan melalui telepon, Joko memastikan pertandingan akan digelar pada 12 April di Stadion si Jalak Harupat. Surat resmi dibutuhkan Persib sebagai tanda legalitas keputusan.

Mengenai waktu pertandingan, Edi belum berani memastikan. Penyebabnya, pada waktu yang sama di Stadion si Jalak Harupat dijadwalkan pertandingan Liga Esia antara tuan rumah Persikab Kabupaten Bandung dengan Persisam Samarinda. Ditemui beberapa hari lalu, Manajer Teknik Persikab Ating Rochyadi mengatakan, Persikab akan mempertahankan jadwal bertanding sore hari. Alasannya, pemain Persikab belum terbiasa menjalani pertandingan malam. Dihubungi Rabu petang, Ketua Panpel Persikab Denny Asmarahadi juga masih menyatakan hal serupa.

Namun, BLI selaku pengatur kompetisi condong berpihak pada kompetisi Copa Dji Sam Soe Indonesia. Kecondongan itu dikarenakan kompetisi Copa tidak hanya melibatkan dua tim yang bertanding, tetapi juga berkaitan dengan pihak sponsor dan slot siaran televisi. Oleh stasiun televisi, pertandingan diberi slot sore hari, ujar Joko. Pelaksanaan pertandingan pukul 19.00 seperti diharapkan Persikab, kata Joko, akan menimbulkan masalah baru negosiasi dengan pihak sponsor dan televisi. (KPS)

Selasa, April 07, 2009

(0) Comments

PSSI Intervensi Jadwal Persib vs Sriwijaya

INDOFOOTBALL

Baru dua hari Persib Bandung merasakan kelegaan pasca-keputusan Badan Liga Indonesia (BLI) dan izin pihak keamanan untuk penyelenggaraan leg kedua Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) 2008 lawan Sriwijaya pada 12 April. Namun, kelegaan itu langsung terusik oleh kedatangan surat PSSI bertanda tangan Ketua Umum Nurdin Halid, Senin (6/4) petang .

Ketua Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persib untuk CDSSI, Edi Djukardi mengatakan, surat itu sejatinya ditujukan PSSI kepada BLI. Namun, terkait isinya, surat ditembuskan ke Persib dan Sriwijaya FC. Atas permintaan Sriwijaya FC, PSSI meminta BLI menggeser waktu pertandingan Persib lawan Sriwijaya dari 12 April menjadi 14 April, kata Edi gusar.

Persib pantas gusar, sebab untuk laga tanggal 12 April itu, mereka harus bekerja keras untuk mendapatkan izin dari pihak keamanan. Bahkan, surat izin resmi dari Kepolisian Resor Bandung pun baru saja diterima Persib. Ini menunjukkan betapa carut-marut kompetisi nasional Indonesia. Sebab PSSI bisa mengintervensi jadwal, ujar Edi mengutip kegusaran Ketua Badan Pengelola Persib Dada Rosada.

Edi mengatakan, sejauh ini Persib memang belum mendapat tembusan surat tanggapan dari BLI. Padahal, selama ini penentuan jadwal merupakan wewenang BLI. Edi mengaku belum bisa menghubungi Direktur Kompetisi BLI, Joko Driyono. Edi menegaskan, Persib akan menolak keputusan PSSI tersebut. "Jika jadwal tetap diundur, kami akan melayangkan surat keberatan," kata Edi.

Sementara, asisten pelatih persib Robby Darwis yang dihubungi mengaku belum mendapat informasi mengenai masalah tersebut. Namun, Robby memastikan, pengunduran jadwal menimbulkan kerugian bagi Persib. Apalagi, sebenarnya Persib berkeras untuk bertanding pada 12 April guna mengambil untung dari kelelahan fisik Sriwijaya FC yang menantang Gamba Osaka pada 8 April. Jika diundur, harus ada pengaturan latihan lagi, kata Robby.

Sebelumnya, Sriwijaya yang bertandang ke Osaka untuk kepentingan Liga Champion Asia memang mengajukan pengunduran jadwal. Pasalnya, Charis Yulianto dan kawan-kawan diperkirakan baru tiba di tanah air pada 10 April. Jeda waktu satu hari dipastikan belum cukup untuk pemulihan. Hanya saja, waktu berada di Bandung awal pekan lalu, pelatih Sriwijaya FC mengaku tetap siap jika BLI memutuskan waktu pertandingan pada 12 April. (KPS)

Selasa, April 07, 2009

(0) Comments

Persih Tembilahan Optimistis Ciptakan Kejutan

INDOFOOTBALL

Pelatih anyar Persih Tembilahan Mundary Karya akan menghadapi ujian yang sesungguhnya saat Harimau Rawa berduel melawan Deltras Sidoarjo pada leg kedua babak 16 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009. Mereka tak hanya menghadapi tim Liga Super yang bermain di kandang, namun Persih harus memenangkan laga dengan skor minimal 2-0.

“Teknik mereka sesungguhnya sudah cukup bagus. Namun semua itu tetap berpulang pada pemain bagaimana menyikapi adanya perubahan dalam tim,” kata Mundary, Senin (6/4).

“Perubahan yang terjadi bisa berdampak positif atau justru negatif. Saya sendiri berharap terjadi perubahan yang positif,” lanjutnya. Mundary yang masuk menggantikan Dananjaya harus bekerja ekstra keras untuk membenahi Persih.

Repotnya, ia bergabung saat para pemain diliburkan karena tak ada pertandingan di Divisi Utama dan Copa Dji Sam Soe Indonesia. Kondisi fisik yang menurun karena libur yang cukup lama tentu menjadi fokus perhatian Mundary.

Persoalannya, ia tak memiliki banyak waktu karena Persih sudah harus bertanding pada Minggu (12/4). Persih berturut-turut menghadapi tiga pertandingan kandang melawan PSPS Pekanbaru, Persiraja Banda Aceh dan PSAP Sigli di Divisi Utama. Selanjutnya, mereka dijamu Deltras.

“Tiga pertandingan di Divisi Utama akan memberi gambaran bagi saya untuk membentuk kerangka tim yang solid. Laga tersebut setidaknya menjadi pamanasan sebelum bertarung di Copa Dji Sam Soe Indonesia karena kami menghadapi lawan yang berat, Deltras,” tandas Mundary.

Meski peluang Persih cukup berat, namun Mundary tetap optimistis timnya bisa membuat kejutan. Sukses Persibo Bojonegoro menjungkalkan Pelita Jaya Jabar setidaknya menjadi inspirasi Persih bahwa tim Divis Utama tetap memiliki peluang untuk merebut tiket ke 8 Besar.

Minggu, April 05, 2009

(0) Comments

Persib Dapat Titik Terang

INDOFOOTBALL

Persib Bandung mendapat titik terang sehubungan dengan laga leg kedua Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009 lawan Sriwijaya FC, 12 April mendatang. Kepolisian Daerah Jawa Barat yang selama ini ngotot menunda laga hingga 27 April memberikan sinyal positif.

Pihak Polda tidak keberatan, silahkan yang punya wilayah. Demikian pesan pendek Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Dade Ahmad , Jumat (3/4). Ini berarti, kepastian izin menjadi keputusan Kepolisian Resor Bandung yang nantinya akan bertanggung jawab penuh atas penyelenggaraan pertandingan di Stadion si Jalak Harupat.

Sebelumnya, Polda Jabar mematok penundaan pertandingan hingga 27 April untuk menjaga keamanan tetap kondusif hingga penghitungan suara pemilu legislatif selesai. Namun, pesan pendek Dade menunjukkan jika Polda Jabar berubah sikap. Pihak manajemen Persib sendiri belum bersedia memberikan keterangan resmi. Masalahnya, sinyal positif dari Polda belum tertuang dalam pemberitahuan resmi.

Persib memang berusaha agar laga tetap bisa digelar pada 12 April. Pasalnya, pada waktu itu, Sriwijaya FC diperkirakan masih kelelahan setelah bertandang melawan Gamba Osaka, Jepang pada 8 April. Beberapa waktu lalu, Sriwijaya sudah meminta pengunduran waktu sehari kepada Badan Liga Indonesia. Namun, menurut pelatih Sriwijaya Rahmad Darmawan di Bandung, pekan lalu, pihaknya belum menerima jawaban BLI.

Dalam leg pertama di Palembang, Februari lalu, Persib ditaklukan 1-3. Persib butuh kemenangan minimal 2-0 untuk melenggang ke babak delapan besar Copa. Pertandingan ini banyak disebut sebagai final dini Piala Copa. Apalagi, melejitnya Persipura di puncak klasemen membuat Piala Copa menjadi tujuan alternatif klub-klub lainnya. (KPS)

Jumat, April 03, 2009

(0) Comments

Babak 16 Besar Tuntas Akhir April

INDOFOOTBALL

Empat pertandingan sisa legkedua babak 16 besar Piala Indonesia bakal dihelat pekan terakhir April ini. Selanjutnya, tim yang lolos ke babak 8 besar akan mengikuti drawing pada Kamis (30/4) di Jakarta.

Badan Liga Indonesia (BLI) telah merilis jadwal empat sisa leg kedua tersebut. Lokasi pertandingan kemungkinan tidak berubah karena pertandingan tersebut digelar setelah pemungutan suara pemilu. Artinya, tim tuan rumah leg kedua berpeluang kembali mendapat dukungan suporternya.

’’Kami sudah merancang agar jadwal sisa babak 16 besar sinkron dengan jadwal kompetisi Liga Super. Jadwal ini memang masih dalam rancangan, tapi kemungkinan berubah sangat kecil. Soal jadwal kompetisi reguler, akan kami rilis Senin (6/4),” tutur Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono kemarin.

Ada delapan tim yang masih bertarung di babak 16 besar Piala Indonesia.Tiga di antaranya adalah tim Divisi Utama, masing-masing Persebaya Surabaya yang akan bentrok lawan Persitara Jakarta Utara. Kemudian, Persikabo Bogor ditantang Persijap Jepara serta Persih Tembilah melawan Deltras Sidoarjo.

Sementara itu, satu laga lainnya mempertemukan sesama tim Liga Super, Persib Bandung melawan Sriwijaya FC Palembang. Seluruh tim yang berjibaku di 16 besar tersebut telah ditunggu empat tim yang telah memastikan lolos 8 besar, yakni Persipura Jayapura, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan satu wakil Divisi Utama Persibo Bojonegoro.

’’ Melihat tim yang sudah lolos dan masih bertahan di 16 besar, saya sangat optimistis babak 8 besar menyuguhkan persaingan dan tontonan menarik,”tandas Joko. Sementaraitu,PersitaraJakarta Utara sangat yakin bakal sukses melaju ke babak 8 besar dengan menyingkirkan Persebaya.Keyakinan tersebut menebal karena mereka bakal berlaga di Stadion Lebak Bulus, Jakarta.

’’Sebenarnya tantangan kami sangat berat karena harus mengalahkan Persebaya lebih dari dua gol.Tapi secara kasta,kami berada satu level di atas Persebaya yang berstatus Divisi Utama,” kata Pelatih Persitara Dadang Iskandar. (SND)

Kamis, April 02, 2009

(0) Comments

Peluang Ada di Copa

INDOFOOTBALL

,

Sriwijaya FC masih berada di jalur juara. Bukan di Djarum Indonesia Super League (DISL) 2008/2009. Atau di Liga Champion ASIA (LCA) 2009. Melainkan di Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) IV.

Sebab, satu kaki tim berjuluk Laskar Wong Kito sudah melangkah ke babak delapan besar. Itu setelah mengalahkan Persib Bandung, Kamis (26/2) lalu di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ).

Asal jangan kalah 0-2, tim asuhan Rahmad Darmawan sudah melangkah ke babak delapan besar. Terlebih, dewi fortuna berpihak pada Sriwijaya. Sebab, leg ke-2 yang rencana dihelat Senin (27/4) mendatang, digelar di tempat netral.

Bukan di Stadion Siliwangi atau Jalak Harupat yang menjadi home base Maung Bandung (julukan Persib). "Kalau untuk liga, masuk big four saja sudah hasil sangat luar biasa. Rasanya sangat berat untuk mengimbangi Persipura dan Persija, yang makin konsisten," ungkap manajer Sriwijaya MC Baryadi, kemarin (31/3).

Pria kelahiran Jogjakarta, 15 Juni 1957, juga sudah melakukan hitung-hitungan poin. Kemungkinan, poin akhir yang bisa diraup kurang dari 60 poin. Itu kalau melihat lawan-lawan yang harus dihadapi. "Terutama lima partai away terakhir. Sulit untuk dapat poin dari kandang Persiwa dan Persipura," sambung penggemar wayang kulit itu.

Berbeda jika di CDSSI. Terlebih ada wacana kalau semifinal dan final CDSSI musim 2009 ini, akan digelar di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ). "Asalkan benar-benar fokus. Rasanya masih ada peluang menjadi juara Copa," pungkasnya. (SE)

SISA LAGA ISL MENUJU JUARA

SRIWIJAYA FC
Laga Prediksi poin
Persib v Sriwijaya 1
Persitara v Sriwijaya 3
Sriwijaya v PKT 3
Sriwijaya v Persiba 3
Persija v Sriwijaya 0
Persela v Sriwijaya 1
PSMS v Sriwijaya 3
Persiwa v Sriwijaya 0
Persipura v Sriwijaya 0
* Poin akhir musim 62


PERSIPURA
Laga Prediksi poin
Persipura v Pelita 3
Persipura v PSM 3
Persijap v persipura 1
Persipura v Deltras 3
Persita v Persipura 3
Persitara v Sriwijaya 3
Persipura v PSMS 3
Persija v Persipura 1
Persipura v Sriwijaya 3
*Poin akhir musim 78

PERSIJA
Laga Prediksi poin
Persik v Persija 0
Arema v Persija 1
Persija v PSM 3
PSIS v Persija 3
Persija v PSMS 3
Persija v Deltras 3
Pelita v Persija 3
Persija v Sriwijaya 3
Persijap v Persija 1
Persita v Persija 3
Persija v Persipura 1
Persija v Persitara 3
Persija v Persib 3
* Poin akhir musim 72

Kamis, Maret 26, 2009

(0) Comments

Persib vs SFC Digelar 27 April?

INDOFOOTBALL

Kabar tak mengenakkan buat pasukan Persib Bandung setelah duel leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia menghadapi Sriwijaya FC (SFC) bakal diundur Badan Liga Indonesia (BLI) hingga 27 April nanti.

Pelatih Jaya Hartono tetap ngotot dan berharap BLI tetap sesuai komitmen awal, yakni menggelar pertandingan pada 12 April nanti. ’’Sekalipun pertandingan tersebut harus digelar di luar Bandung atau Jawa Barat,kami siap,”tandas Jaya seusai memimpin sesi latihan perdana pascalibur sepekan di Stadion Persib kemarin sore.

Jaya menyatakan, jika BLI memutuskan 27 April sebagai tanggal pelaksanaan leg kedua,Laskar Wong Kito dinilai berada di posisi menguntungkan.’’Apa yang dialami SFC sama seperti yang kami alami ketika menjalani leg pertama. Saat itu kami harus memainkan lima pertandingan hanya dalam 18 hari. Sekarang mengapa BLI mau memberi toleransi?”ucap Jaya.

Tanggal pelaksanaan duel leg kedua Persib versusSFC bisa diibaratkan sebagai lahan sengketa kedua tim.Sebab,Persib ataupun SFC sama-sama menyimpan harapan berbeda.Jika Maung Bandung ngotot supaya duel tetap dihelat 12 April,Laskar Wong Kito sangat berharap BLI mengundurkan duel ini karena pada 10 April mereka harus bertarung di LCA menghadapi Gamba Osaka.

Apalagi, kini Persib membidik Piala Indonesia sebagai ajang untuk menggapai prestasi tinggi setelah merasa harus mengibarkan bendera putih akibat mulai ketinggalan jauh dari Persipura Jayapura. Hal itu dirasakan bek tangguh Persib Nova Arianto. ’’Jumlah pertandingan yang mesti kami dijalani memang lebih banyak dan sebenarnya masih bisa dimaksimalkan untuk mengejar ketertinggalan,” ucap Lava,panggilannya.

’’Tapi dengan kondisi seperti yang terjadi sekarang,saya pribadi merasa langkah Persipura yang sepertinya melenggang sendirian menimbulkan rasa pesimistis dan saya kira hal itu pun dirasakan timtim lain,”tandas Jaya. Sementara itu, karena hampir dari musim ke musim selalu bermasalah, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid meminta Badan Liga Indonesia (BLI) jauh lebih cermat dalam mengatur jadwal kompetisi.

“Saya harapkan BLI bisa segera membuat sebuah program jadwal kompetisi yang benar-benar layak diterapkan jauh hari sebelum musim kompetisi dimulai,” kata Nurdin di sela acara sosialisasi statuta PSSI di Gedung Pengda PSSI Jabar, Selasa (24/3) malam. Jadwal kompetisi bisa dikatakan merupakan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan PSSI kepada BLI sebagai organisasi di bawahnya.

Meski begitu,Nurdin tampaknya enggan menilai organisasi di bawah kendali Andi Darussalam itu kerap bekerja tak mak-simal. Permasalahan jadwal musim ini, di mata Nurdin, tetap bisa ditoleransi. Sebab, sejauh ini penyusunan jadwal yang dibuat BLI tak melenceng dari rancangan awal. Sebenarnya BLI mengingkari janjinya mengakhiri kompetisi pada Mei sebelum akhirnya dimundurkan menjadi 13 Juni.

“Saya kira tidak mundur,sesuai dan masih di wilayah program yang dibuat. Kalau misalnya kompetisi diputuskan berakhir setelah 13 Juni, itu baru bisa dikatakan mundur,” sebut Nurdin. Nurdin mengaku cukup memahami apa yang dirasakan klub-klub yang untuk sementara mengurungkan niatnya bertanding akibat terbentur masalah perizinan dari pihak keamanan.

Terlepas dari semua itu, persoalan kompetisi dan segala tetek bengek menyangkut nasib sepak bola negeri ini. PSSI tetap dinilai sebagai biang dari segala persoalan yang terjadi.Tak mengherankan jika kedatangan Nurdin di Kota Kembang langsung disambut aksi demo dari belasan Bobotoh.

Lewat spanduk yang dibawanya, para pendemo menilai PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin penuh dengan skandal seperti korupsi dan memerlukan pembenahan secara organisasi.“Wajar, itu bentuk aspirasi,” tandas Nurdin menanggapi aksi demo dari para Bobotohtersebut. (SND)

Rabu, Maret 25, 2009

(0) Comments

Persitara Bersikeras Jamu Persebaya di Jakarta

INDOFOOTBALL

Persitara Jakarta Utara tidak pasrah menerima keputusan Badan Liga Indonesia (BLI) untuk menggelar legkedua babak 16 Piala Indonesia di Jawa Timur (Jatim) menghadapi Persebaya Surabaya.

Laskar Si Pitung akan habis-habisan melobi Polda Metro Jaya agar diizinkan menggelar Piala Indonesia di Stadion Lebak Bulus,Jakarta.Apalagi, peluang mendapat izin tersebut belum tertutup, jika mengacu pada pernyataan Kapolri yang tidak melarang digelarnya pertandingan sepak bola selama masa kampanye.

Hal ini menjadi pintu masuk bagi manajemen Persitara untuk mendapat izin. “Kami mempertimbangkan efisiensi dan prestasi.Kalau main di Jakarta,peluang Persitara mengalahkan Persebaya lebih besar dan ongkos yang dikeluarkan juga lebih sedikit,” kata Manajer Persitara Harry ‘Gendhar’ Ruswanto.

Upaya Persitara ini sama dengan saudara tuanya,Persija Jakarta, yang masih mencari kesempatan beraudiensi dengan Polda Metro Jaya.Bedanya,Persija meminta izin laga di Kompetisi Liga Super, sedangkan Persitara hanya untuk laga Piala Indonesia. Sebab, Persitara menganggap sentralisasi kompetisi reguler di Jatim adalah solusi terakhir.

Persitara memang sangat serius berkiprah di Piala Indonesia dengan target masuk semifinal.Prestasi tersebut diharapkan mampu mengobati keterpurukan mereka di kancah Liga Super yang masih berkutat dalam ancaman degradasi.

Rahmat Rivai dkk harus melewati ujian berat untuk lolos ke babak 8 besar karena telah tertinggal 0-2 pada leg pertama di Stadion Gelora 10 Nopember,Surabaya. Babak 16 besar Piala Indonesia masih menyisakan empat leg kedua yang tertunda. Artinya, masih ada empat jatah babak 8 besar yang diperebutkan.

Selain laga Persitara melawan Persebaya, tiga lainnya adalah Persib Bandung versus Sriwijaya FC,Deltras Sidoarjo kontra Persih Tembilahan,serta Persikabo Bogor melawan Persijap Jepara.Adapun empat jatah lainnya di perempat final sudah diraih Persipura Jayapura, Persija Jakarta,PSMS Medan,dan Persibo Bojonegoro.

Ambisi Persitara merebut satu jatah babak 8 besar akan berbenturan dengan kondisi keuangan mereka yang kembang- kempis.Bahkan,mereka belum bisa membayar gaji pemainnya bulan Februari dan Maret.Kondisi ini semakin sulit karena Persitara belum mengajukan proposal pengajuan anggaran APBD 2009 ke Dinas Olahraga (Disorda) Provinsi DKI Jakarta sebagai pintu untuk meraih APBD.

Kepala Disorda DKI Jakarta Syaifullah yang dihubungi kemarin mengatakan, Persitara dan Persija harus segera mengajukan proposal pengajuan anggaran APBD 2009 yang kini masih dalam proses.“Yang terpenting permohonan dana tersebut sudah diajukan lalu disetujui.Rencana pencairan APBD 2009 akhir Maret, tapi terkadang sering molor,” katanya. (SND)

Senin, Maret 23, 2009

(0) Comments

Persibo Bojonegoro Jaga Kondisi dan Mental

INDOFOOTBALL

Libur panjang tidak lantas membuat Persibo Bojonegoro bersantai-santai. Tim paling berkilau di kancah Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009 itu justru tetap menjalani latihan demi menjaga kondisi fisik, naluri dan mental pemain. Langkah itu diambil pelatih Sartono Anwar agar saat kompetisi dan turnamen kembali digulirkan, kondisi tim tidak anjlok.

“Kami tetap menjalani berlatih meski tidak terlalu berat. Dengan demikian, pemain program latihan dengan enjoy. Saya juga tak henti memotivasi pemain agar mereka memiliki kesadaran untuk menjaga kondisi, terutama fisik,” ujar Sartono, Sabtu (21/3).

Menanggapi penundaan kompetisi dan Copa Dji Sam Soe Indonesia karena ada kampanye Pemilu, Sartono menilai hal tersebut mungkin menjadi alternatif terbaik. Dengan adanya masa jeda yang cukup panjang, ia bisa melakukan evaluasi lebih dalam tentang kelebihan dan kekurangan tim.

“Kami akan terus memaksimalkan diri dengan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang masih ada. Ini yang membuat saya bersyukur memiliki waktu istirahat cukup panjang. Tentunya saya berharap, saat kompetisi di mulai lagi, kami bisa lebih segar dan tampil lebih baik lagi,” papar mantan pelatih PSIS Semarang dan timnas futsal ini.

Dari berbagai kelemahan yang ada, Sartono berupaya fokus meningkatkan fisik pemain, mematangkan taktik dan kerjasama tim serta penyelesaian akhir. “Tiga unsur itu sangat vital dalam sepakbola. Bila tiga unsur itu bisa berjalan dengan baik, tim akan mampu bermain baik pula,” lanjutnya.

Menyikapi keberhasilan Persibo ke babak 8 Besar Copa Dji Sam Soe dengan menyingkirkan dua tim Liga Super, Arema Malang dan Pelita Jaya Jawa Barat, Sartono menilai keberhasilan itu berkat kerja keras dan kegigihan tim. Itu pula yang menjadi modal Laskar Angling Darmo untuk bertarung di babak 8 Besar. Pasalnya, Persibo bakal dikepung tim-tim elit Liga Super.

“Kami siap menghadapi siapa saja. Sebagai tim dari Divisi Utama, kami tentu sadar akan kemampuan kami. Tetapi sekali lagi, kami mempunyai semangat dan tekad kuat. Apalagi kami sudah lolos ke 8 Besar. Karena itu, kami pun harus fight menghadapi siapa pun,” tegasnya.

Minggu, Maret 22, 2009

(0) Comments

Bentrok Persijap 20 April

INDOFOOTBALL

Teka teki kapan laga leg kedua babak 16 besar Copa Indonesia mulai terkuak. Meski belum dibuktikan secara resmi, ada kemungkinan laga Persikabo vs Persijap berlangsung 20 April nanti. Lokasi pertandingan tetap di Stadion Persikabo Cibinong.

Pertandingan leg kedua babak 16 besar Copa Indonesia terpaksa dijadwal ulang karena pihak keamanan tidak mengizinkan pertandingan berlangsung di Kabupaten Bogor. Panpel sendiri sudah mengajukan permohonan pengunduran jadwal kepada BLI pada Rabu (18/3) lalu.

“Saya dapat informasi dari media Jakarta bahwa pertandingan Persikabo vs Persijap berlangsung 20 April. Tapi surat resmi dari BLI belum saya terima hingga saat ini,” ujar Ketua Panpel Persikabo Ronni Toisuta kepada Radar Bogor, kemarin sore.

Ronni berharap BLI segera mengeluarkan rilis resmi kepada panpel untuk disosialisasikan kepada skuad Laskar Padjajaran dan pengguna Stadion Persikabo Cibinong.

Bagaimana dengan Divisi Utama, sesuai rilis yang dikeluarkan BLI dalam situs resminya, Persikabo akan menjalani lanjutan kompetisi lawan Mitra Kukar pada 12 April mendatang. Empat hari kemudian, Mardiansyah dan kawan-kawan akan menjamu Persisam Samarinda.

Persikabo masih memiliki satu laga kandang, lawan Persikab Kabupaten Bandung pada 24 April. “Antara Persisam dengan Persikab kan ada waktu jeda delapan hari. Nah, waktu jeda ini akan diisi pertandingan lawan Persijap,” kata Ronni lagi.

Usai menjamu Persikab, Laskar Padjajaran masih berjuang mencari poin dari tiga klub yang dihadapinya, yaitu pertandingan dua home lawan Persih Tembilan (28/4) dan PSPS Pekanbaru (2/5) serta satu laga away lawan Persibat Batang (10/5).

Manajemen sendiri belum mengetahui kabar itu. Asisten manajer, Rudi Ferdiand, menyatakan pihaknya masih menggungu jadwal resmi yang dikeluarkan BLI. “Yang saya tahu, pertandingan pembukanya tanggal 12 April. Tapi lihat saja nanti,” kata Rudi.

Para pemain Persikabo sedang menjalani istirahat dan baru kembali berlatih pada 30 Maret mendatang. Rudi mengatakan, selama libur itu pemain berkewajiban melakukan rehabilitasi fisik sehingga saat latihan perdana, stamina dan kondisi fisik pemain bisa kembali fresh.

“Anak-anak sudah profesional, jadi mereka mengerti apa yang harus dilakukan. Tapi kalau ketika latihan pertama fisiknya tidak maksimal, ya kita beri sanksi,” kata pengusaha kenamaan di Kabupaten Bogor itu. (RB)

Sabtu, Maret 21, 2009

(0) Comments

PSMS Medan Pilih Realistis

INDOFOOTBALL

PSMS Medan termasuk salah satu tim yang memiliki jadwal paling padat, di samping Sriwijaya FC Palembang. Pasalnya, PSMS harus mengikuti tiga event bergengsi Liga Super, Copa Dji Sam Soe Indonesia 208/2009, dan Piala AFC. Kondisi itu menjadikan pasukan Liestiadi dituntut untuk menjaga ritme agar bisa menorehkan hasil maksimal.

Hanya, PSMS babak belur di Liga Super dan menempati zona degradasi. Kontras dengan penampilan Ayam Kinantan di arena Copa Dji Sam Soe Indonesia dan Piala AFC.

Di Copa Dji Sam Soe, PSMS justru tengah berkibar. Beda dengan tim elit lainnya seperti Persipura Jayapura dan Persija Jakarta Pusat yang langsung lolos ke 16 Besar karena menjadi semifinalis musm lalu. PSMS mengawali pertarungannya di babak pertama atau 48 Besar.

Beruntung, mereka selalu bertemu lawan dari Divisi Utama. Setelah menyingkirkan Persiraja Banda Aceh di babak awal, mereka meredam perlawanan PSPS Pekanbaru. Selanjutnya di babak 16 Besar, PSMS menghentikan laju kuda hitam Persiba Bantul.

Ironisnya, hasil itu dicapai saat kondisi PSMS sempat mengalami krisis. Buntutnya, PSMS ditinggalkan sebagian besar pemain bintang PSMS hengkang seperti Markus Horison yang kemudian pulang kandang, Mahyadi Panggabean, Saktiawan Sinaga, Legimin Raharja, Usep Munandar dan Supardi.

Meski PSMS kemudian diselamatkan pengusaha Sihar Sitorus, namun klub harus membangun tim mulai dari nol. Artinya, PSMS yang tampil musim ini adalah tim yang benar-benar baru dengan materi pemain hasil rekrutan dari berbagai tim.

Selain materi pemain yang awalnya kurang meyakinkan, PSMS juga dihadapkan pada masalah pelatih. Saat kompetisi baru digelar, PSMS sudah memecat pelatih Iwan Setiawan dan menggantikannya dengan Luciano Leandro. Namun, Luciano, yang tidak direstui Badan Liga Indonesia (BLI) akibat lisensi A tidak memenuhi syarat, juga harus berhenti di tengah jalan. Ia pun dipecat karena dinilai gagal mengangkat performa tim.

Sejak itu, tim dipercayakan kepada pelatih PSMS U-21 Liestiadi, yang kebetulan memiliki lisensi A. Di tangan Liestiadi, PSMS mulai menemukan sentuhannya. Itu terlihat dari kiprah PSMS di Copa Dji Sam Soe Indonesia dan serta kemenangan 3-1 atas Johor FC (Malaysia) di ajang Piala AFC.

“Kami belum apa-apa. Saya memang cukup gembira dengan performa kami akhir-akhir ini, baik di Copa Dji Sam Soe Indonesia maupun Piala AFC,” ujar Liestiadi.

Ia berharap keberhasilan PSMS melaju ke 8 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia dan kemenangan di Piala AFC itu membuat kepercayaan diri dan motivasi pemainnya meningkat. Selain itu, ia juga terus memaksimalkan persiapan PSMS agar bisa selalu tampil konsisten.

“Saat ini, fokus kami adalah bisa keluar dari zone degradasi. Setelah itu, bisa terus berprestasi di ajang Copa Dji Sam Soe Indonesia. Untuk Piala AFC, kami tidak muluk-muluk,” imbuh Liestiadi.

Mengenai peluang PSMS di Copa Dji Sam Soe, Liestiadi tak ingin berandai-andai. Apalagi tim-tim yang lolos ke babak 8 Besar ini pasti adalah tim tangguh dan telah membuktikan diri dengan menyingkirkan lawan-lawannya di babak sebelumnya.

“Entah itu dari Liga Super atau Divisi Utama, bila sudah masuk 8 Besar, mereka pasti tim kuat. Ini akan menjadi tantangan besar kami,” tandasnya.

Sabtu, Maret 21, 2009

(0) Comments

Sponsor Copa Desak BLI Umumkan Jadwal Baru

INDOFOOTBALL

Badan Liga Indonesia (BLI) mendapat desakan dari sponsor utama turnamen Copa Indonesia, agar segera mengeluarkan jadwal pertandingan leg kedua babak 16 besar yang tertunda.

Setelah digoyang dengan pernyataan dari PT Djarum Indonesia Tbk selaku sponsor utama Superliga musim ini, BLI kembali mendapat desakan dari PT HM Sampoerna selaku sponsor Copa Indonesia 2008/09.

Ya, salah satu produsen rokok kretek terbesar di tanah air ini mendesak BLI segera mengumumkan jadwal baru empat pertandingan leg kedua babak 16 besar yang tertunda selama masa kampanye Pemilu 2009, akibat tidak mendapatkan izin dari aparat keamanan.

Yakni, Deltras melawan Persih di Stadion Gelora Delta, 15 Maret lalu. Persitara melawan Persebaya di Stadion Lebak Bulus, 17 Maret lalu. Persikabo melawan Persijap di Stadion Cibinong, 25 Maret mendatang. Persib melawan Sriwijaya Football Club (SFC) di Stadion Si Jalak Harupat, 12 April mendatang.

Menurut media relations manager PT HM Sampoerna Veranita Kuspratiwi, pihaknya sudah mengirimkan tim kecil untuk berunding dengan BLI guna menyusun jadwal revisi. Namun, tim tersebut belum juga mendapat kepastian kapan BLI akan mengumumkan jadwal tersebut.

"Kami sudah mengirimkan tim kecil. Tetapi, BLI mengatakan sampai saat ini masih menggodok jadwal, sehingga belum bisa memberitahukan kepada kami," kata Veranita kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/3).

Lebih lanjut ia menambahkan, BLI kemungkinan besar akan memindahkan tempat pertandingan tersisa sama seperti yang terjadi dengan kompetisi Superliga, yang menggunakan sistem sentralisasi. Hal itu agar laga yang tertunda di babak 16 bisa terlaksana.

Disinggung apakah penundaan dan pemindahan tempat menyalahi klausul yang tertuang di dalam kontrak kerja sama, wanita cantik yang dikenal dekat dengan wartawan ini mengaku tidak mengetahuinya. Sebab menurutnya, itu merupakan wewenang tim legal perusahaan tempat ia bekerja.

"Setahu saya kondisi ini tergolong force major. Tetapi, apakah akan ada penalti atau tidak, saya tidak tahu pasti. Tim legal kami yang mengetahui semua detail kontrak dengan BLI," elaknya.

Dihubungi terpisah, direktur kompetisi BLI Joko Driyono mengaku enggan mengomentari pernyataan perwakilan PT Djarum Fatih Cabanto yang menyebutkan akan ada penalti akibat penundaan jadwal dan sentralisasi kompetisi Superliga.

Hal itu lanjutnya, karena komentar tersebut bukanlah salah satu isu menarik untuk dibahas. Lagi pula, karena pihaknya saat ini sedang disibukkan dengan penyusunan jadwal kelanjutan Superliga dan turnamen Copa Indonesia. (Gol)

Jumat, Maret 20, 2009

(0) Comments

Resmi Ajukan Pengunduran Agenda Copa. Panpel belum Terima Jadwal Baru

INDOFOOTBALL

Panitia pelaksana (Panpel) Persikabo belum menerima jadwal pertandingan divisi utama hasil revisi penundaan masa kampanye. Padahal sebelumnya dikabarkan Badan Liga Indonesia (BLI) sudah merilis semua pertandingan di level kedua kompetisi sepakbola nasional itu.

Ketua Panpel Persikabo Ronni Toisuta mengatakan, pihaknya masih menunggu jadwal baru yang resmi dikeluarkan BLI. Dia mengaku tidak mengetahui kapan jadwal itu akan diterima. “Mungkin dalam waktu dekat itu kita terima. Nanti kalau ada, saya kabarkan lagi,” ujar Ronni kepada Radar Bogor di Sekretariat Pengcab PSSI Kabupaten Bogor, kemarin.

Ronni hanya tahu kalau pertandingan Persikabo dimulai 12 April mendatang atau beberapa hari setelah Pileg 9 April. Pertandingan reguler kemungkinan berakhir 10 Juni nanti. “Itu hasil pembahasan para manajer divisi utama di Surabaya pekan lalu,” ujarnya.

Seperti diketahui, kompetisi Divisi Utama dan Superliga ditunda beberapa pekan karena pihak keamanan tidak mengizinkan pertandingan sepakbola di seluruh Indonesia selama masa kampanye. “Kita heran kenapa harus dilarang. Padahal di Bogor, kampanyenya terlihat sepi. Lihat saja sendiri,” kata pria yang akrab disapa Bung Ronni itu.

Selain menunggu jadwal Divisi Utama, Panpel Persikabo akan meminta BLI untuk mengundurkan pertandingan leg kedua babak 16 besar Copa Indonesia. Semula pertandingan Persikabo vs Persijap Jepara itu berlangsung 25 Maret. Namun karena alasan keamanan kampanye, panpel akhirnya minta agar pertandingan itu disusun ulang.

“Surat pengajuannya sudah kita kirim tadi pagi (kemarin, red). Isinya, kita minta pertandingan copa dijadwal ulang. Soal kapan waktunya, kita serahkan kepada BLI,” kata Ronni lagi.

Sementara itu, akibat adanya perubahan jadwal itu ratusan Kabomania kembali kecele. Mereka menyangka kemarin Laskar Pajajaran bertanding lawan Persisam Samarinda. Karena salah jadwal, pendukung Persikabo yang sudah terlanjur datang ke stadion kecele dan pulang dengan kecewa. (RB)

Kamis, Maret 19, 2009

(0) Comments

Agenda Copa Indonesia Tak Menentu

INDOFOOTBALL

Kampanye pemilu tidak hanya melumpuhkan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI), juga Piala Indonesia.Bahkan,realisasi jadwal sisa babak 16 besar Piala Indonesia hingga kini masih tanda tanya.

Badan Liga Indonesia (BLI) sendiri menargetkan bahwa babak 16 besar sudah tuntas pada April, karena drawing 8 besar akan digelar awal Mei. Babak 16 besar sendiri masih menyisakan empat pertandingan leg kedua, yang tertunda karena kampanye (lihat tabel). Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono mengatakan, pihaknya masih mencari waktu dan tempat yang tepat agar empat laga sisa 16 besar bisa digelar.

’’Rencananya,Minggu (22/3), kami akan memastikan jadwal tersebut. Masalah terpenting yang mengganjal adalah izin dan tempat pertandingan,”tandasnya. BLI menargetkan Piala Indonesia sudah tuntas akhir Juni. Artinya,akan terjadi pemadatan pertandingan babak 8 besar, 4 besar, dan 2 besar dalam interval Mei dan Juni.

Namun, keinginan tersebut bakal sulit terwujud karena setiap klub juga menjalani an 2 besar dalam interval Mei dan Juni. Namun,keinginan tersebut bakal sulit terwujud karena setiap klub juga menjalani jadwal padat kompetisi LSI ataupun Divisi Utama. Konsekuensinya, fisik pemain akan terkuras sehingga mutu pertandingan bisa menurun.

Sementara itu, Asisten Manajer Persija Ferry Indra Syarief mengakui, pemadatan jadwal kompetisi sangat merugikan timnya.Apalagi,Persija harus melakoni semua pertandingan tersebut di luar Jakarta sehingga tidak mendapat suntikan moril dari suporter Jak Mania. ’’Pemain inti kami pasti kelelahan karena tidak mungkin bermain tiga kali dalam waktu 10 hari.

Sementara kualitas pemain pelapis masih belum bisa mengimbangi pemain utama,” kata Ferry.Persija sendiri telah memastikan lolos ke babak 8 besar Piala Indonesia,setelah menekuk Persiba Balikpapan dengan agregat 5-2. Selain Persija, tiga jatah 8 besar sudah diisi Persipura Jayapura,PSMS Medan,dan satu klub Divisi Utama Persibo Bojonegoro. (SND)

Kamis, Maret 19, 2009

(0) Comments

Ada Rasisme di Balikpapan

INDOFOOTBALL

Pemain asing Persija Jakarta, Pierre Njanka mengaku mengalami perlakukan berbau rasis saat membela timnya bertanding melawan Persiba Balikpapan, Rabu, 11 Maret 2009. Pertandingan itu merupakan leg kedua babak 16 besar Copa Indonesia 2008/2009.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Persiba Balikpapan itu, Njanka harus diganjar kartu merah karena menanduk pemain Persiba Adrian Trinidad. Kejadian itu berlangsung pada menit ke-57 babak kedua. Akibat ulahnya itu, Njanka bahkan harus berhadapan dengan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Menurut asisten manajer Persija, Ferry Indrasyarief, pertandingan tersebut memang berlangsung panas. Pasalnya, tuan rumah yang kalah dengan skor 0-3 di leg pertama butuh skor besar untuk lolos ke 8 besar. Pertandingan sendiri berakhir dengan skor imbang 2-2.

”Sebenarnya pemain tidak dalam posisi tertekan meski tekanan dari penonton dan pemain cukup besar. Apalagi saat kejadian kita dalam posisi unggul. Tapi, Njanka terpancing emosinya karena diteriaki black negro oleh Trinidad,” ujar Ferry saat ditemui di Senayan, Jakarta, usai menghadiri sidang Komdis PSSI, Rabu, 18 Maret 2009.

Hal ini dibenarkan oleh Njanka. Mantan pemain timnas Kamerun itu mengatakan bahwa kejadian rasis ini merupakan yang pertama baginya. ”Ini merupakan kejadian pertama dalam karir saya sebagai pemain bola. Sebelumnya, saya tidak pernah mengalami kejadian seperti ini,” kata Njanka.

Ditambahkan Ferry, Trinidad sendiri sudah melayangkan permintaan maaf lewat salah seorang pemain Persija, Greg Nwokolo. Namun Njanka menolaknya. Dia berharap Trinidad datang sendiri untuk minta maaf kepadanya, Bambang Pamungkas, dan manajer Persija.

”Njanka merupakan pemain yang punya reputasi baik. Dia sudah pernah tampil di Piala Dunia 2002. Dia bukan pemain yang emosional. Namun karena dihina seperti itu, dia jadi terpancing juga,” kata Ferry (VN)

Selasa, Maret 17, 2009

(0) Comments

Ponaryo dan Njanka Absen di Delapan Besar

INDOFOOTBALL

Persija Jakarta pada babak Delapan Besar Copa Indonesia 2008/2009 bakal kehilangan dua pilar mereka, Ponaryo Astaman dan Piere Njanka. Macan Kemayoran -julukan Persija- melaju ke babak delapan besar setelah menekuk Persiba Balikpapan dengan skor agregat 5-2 di babak 16 besar.

Pelatih Persija Danurwindo menyatakan, tidak terlalu memperdulikan siapa lawan di babak selanjutnya. "Kami menunggu hasil drawing. Yang penting, kami lolos lebih dulu," katanya.

Kapten tim nasional Ponaryo Astaman dan bek asal Kamerun Piere Njanka terkena kartu merah saat Persija menghadapi Persiba Balikpapan pada leg kedua di Balikpapan.

Hingga saat ini, Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI) belum menentukan jadwal pertandingan untuk babak delapan besar Copa Indonesia. (KL)

Selasa, Maret 17, 2009

(0) Comments

Persih Ancam Mundur

INDOFOOTBALL

Persih pulang ke Tembilahan membawa rasa kecewa. Kekecewaan tersebut bukan karena tersingkir dari 16 Besar Copa Dji Sam Soe atau dikalahkan Deltras Sidorajo. Persih kecewa dikarenakan laga leg kedua yang seharusnya digelar di Stadion Delta Sidoarjo, Ahad (15/3) ditunda. Persih pun mengancam mundur.

‘’Pertandingan leg kedua ini ditunda hingga batas waktu yang tak ditentukan. Akibat penundaan ini, kami dirugikan secara finansial. Jadi, kami telah meminta kepada PSSI agar memberikan kompensasi buat kami atas penundaan ini. Jika tak ada kompensasi maka lebih baik kami mundur dan tak datang lagi ke Sidoarjo,’’ ujar Manajer Persih, Rudiansyah.

Persih menuntut ganti rugi karena telah banyak menghabiskan biaya selama berada di Sidoarjo. Ya, usai menaklukkan Persibat Batang, 9 Maret lalu, Bako Sadissou dkk langsung berangkat menuju Sidoarjo. ‘’Seharusnya, kami menang 3-0 lawan Deltras karena mereka tak bisa menggelar pertandingan,’’ tegas Rudiansyah.

Mundurnya jadwal pertandingan ini karena ada surat edaran dari Kapolri yang menyatakan dilarang untuk melakukan kegiatan pengumpulan massa karena akan Pemilu. Berdasarkan hasil PSSI Pusat dengan pengurus klub Liga Super dan Divisi Utama maka ditetapkan semua pertandingan di pulau Jawa dihentikan mulai 13 Maret, sementara di luar Jawa di mulai 16 Maret.

Untuk jadwal Divisi Utama dan Liga Super, seluruh pertandingan baru bisa dimulai lagi pada 5 April. Di Liga, Persih akan mulai bertanding pada 16 April mendatang menjamu PSPS di Tembilahan. ‘’Berdasarkan hasil rapat Sabtu (14/3) lalu, jadwal pertandingan liga digelar setiap empat hari sekali,’’ jelas Rudiansyah.(RP)

Selasa, Maret 17, 2009

(0) Comments

BLI Akan Menjadwalkan Ulang Copa Indonesia

INDOFOOTBALL

Joko DriyonoDirektur kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI) Joko Driyono menegaskan penundaan beberapa pertandingan tidak hanya terjadi di pentas Superliga, tapi juga termasuk beberapa laga di babak 16 besar Copa Indonesia yang masih bermasalah dengan izin pertandingannya.

Menurut Joko, setidaknya masih ada empat laga dari babak ketiga turnamen bergengsi ini yang belum bisa diselesaikan, karena terhambat masalah izin. Yakni, duel Deltras vs Persih Tembilahan, Persitara vs Persebaya, Persikabo vs Persijap Jepara, serta Persib vs SFC.

"Pekan depan, kami akan menyusun jadwal pertandingan Copa Indonesia yang bermasalah dengan izin. Harapan kami, pertandingan bisa berjalan normal tanpa harus memindahkan tempat pelaksanaannya seperti semula," kata Joko dihubungi wartawan kemarin.

Masih kata Joko, sejauh ini pihaknya memang sudah mendapatkan kepastian dari beberapa Polda yang tidak bersedia memberikan izin menggelar pertandingan. Meski begitu imbuhnya, masih ada daerah yang menyatakan tetap membolehkan.

Seperti diketahui, Kapolri Bambang Hendarso Danuri memang sebelumnya telah menegaskan jika pihaknya tidak melarang pertandingan sepakbola selama masa kampanye pemilihan umum legisilatif, yang dimulai hari ini. Sedangkan masalah perizinan, diserahkan sepenuhnya kepada Polda masing-masing. (SI)

Profil Bintang

Bokay Eddi Foday "Si Kurus Beri Bukti"

Postur kurus kerempeng dan tinggi menjulang yang dimiliki Bokay Eddie Foday kurang ideal untuk ukuran pesepak bola profesional. Kala pertama kali menukangi Persiwa di awal musim, Suharno sempat meragukan kemampuan striker kelahiran Monrovia, Liberia, 28 Mei 1986 yang telah tiga musim membela panji The Highlander itu.

Pandangannya baru berubah saat menyaksikan Bokay beraksi di lapangan. "Dia memang striker bagus," puji Suharno. Selengkapnya


Aun Carbiny "Bek Subur"

Berada di posisi belakang bukan berarti punya peluang sedikit untuk mencetak gol. Itu telah dibuktikan oleh seorang Aun Carbiny. Stopper PSMS ini kembali jadi pahlawan kemenangan PSMS.

Pemain 24 tahun tersebut menjadi pencetak gol tunggal Ayam Kinantan saat mengalahkan VB Sport dalam lanjutan penyisihan AFC Cup Gru G.

Selain memuluskan langkah PSMS ke 16 besar, dengan gol itu pula, Selengkapnya

Berita Terbaru

blog-indonesia.com Football Blogs - BlogCatalog Blog Directory TopOfBlogs Add to Technorati Favorites KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia 100 Blog Indonesia Terbaik Blog Terbaik
IndoTopBlog, Kumpulan Blog dan Situs Indonesia